Mengenal Strategi, Analisa, dan Pialang (SAP) dalam Perdagangan Valas

Semakin majunya zaman dan semakin meningkatkan minat masyarakat luas untuk berinvestasi pada valuta asing, semakin tinggi pula transaksi yang terjadi pada pasar forex. Hal ini menyebabkan munculnya trader dan broker baru yang tambah meramaikan persaingan. Apakah Anda merupakan salah satu dari trader baru tersebut? Jika iya, perlu diketahui bahwa berdagang valas bukanlah hal yang mudah karena ada banyak hal yang harus Anda pelajari. Tiga di antaranya adalah strategi, analisa, dan pialang (SAP) yang bisa Anda pelajari di bawah ini:

strategi forex

Strategi

Setiap trader memiliki strategi yang berbeda-beda untuk mendapatkan keuntungan. Mereka notabene menemukan strategi yang tepat setelah beberapa kali melakukan ujicoba terhadap semua trik yang ada. Prosesnya memang tidaklah sebentar sehingga trader menggunakan akun demo untuk menghindari kerugian. Anda pun bisa menggunakan cara yang sama di mana Anda bisa mencoba taktik-taktik berdagang valuta asing, yaitu scalping, switching, hedging/locking, dan averaging. Gunakan akun demo untuk melihat hasil dari setiap uji coba terhadap teknik tersebut dan untuk menghindari kerugian. Pastikan untuk melakukan uji coba berkali-kali sebelum meyakinkan diri sendiri bahwa Anda sudah menemukan strategi yang tepat.

Ingat sebelum melakukan uji coba, sebaiknya Anda mengumpulkan informasi terkini seputar strategi forex dari berbagai sumber. Dengan demikian, eksperimen yang dilakukan tidak akan sia-sia.

analisa forex1

Analisa

Setelah Anda mendapatkan atau melakukan prediksi forex terkait pergerakan mata uang asing dan tren di pasar valuta asing, disarankan untuk melakukan analisa baik itu secara fundamental maupun teknikal guna mengetahui apakah pergerakan mata uang yang ditransaksikan meningkat atau menurun. Analisa fundamental sangat berkaitan erat dengan kondisi ekonomi, mata uang yang diperdagangkan, politik, dan hal-hal terkait dan berpengaruh terhadap valuta asing lainnya. Sementara itu, analisa teknikal adalah analisa yang dilakukan berdasarkan grafik perdagangan. Trader akan menentukan kenaikan dan penurunan harga mata uang berdasarkan pergerakan sebelumnya. Kedua analisa ini terbilang cukup sulit untuk dilakukan selama tidak ada panduan dan bantuan dari para ahli. Oleh sebab itu, sebagian besar trader hanya melakukan satu analisa saja dan itu pun dilakukan dengan menggunakan bantuan software yang disebut expert advisor (EA). Sayangnya, ini bukanlah solusi yang tepat karena perangkat lunak ini tidak mengetahui kondisi perekonomian, politik, dan nilai mata uang terbaru di suatu negara sehingga terkadang hasil analisanya salah.

dv141035b

Pialang

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwasannya semakin meningkatnya jumlah transaksi di pasar valas, semakin banyak pula pialang yang menawarkan jasa untuk membantu para trader. Masalahnya adalah jumlah pialang yang sudah puluhan membuat trader kebingungan untuk memilih mereka. Di samping itu, kebanyakan broker juga tidak bisa dipercaya. Ya, mereka hanya mementingkan komisi dari trader tanpa mempedulikan kualitas layanan yang mereka berikan. Parahnya, ada sejumlah pialang nakal yang membawa kabur semua transaksi sehingga banyak trader yang menjadi korban. Untuk itu, diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam memilih pialang.

Jika saat ini, Anda dipusingkan memilih broker forex yang tepat, sebaiknya cek daftar broker resmi di Indonesia. Ya, Anda sebaiknya hanya menggunakan jasa pialang resmi dan sudah teregulasi di BAPPEBTI agar resiko tertipu bisa diminimalisir secara maksimal. Apabila broker tetap melakukan tindakan yang tidak benar, badan ini akan mengirim staf mereka untuk melakukan investigasi dan kemudian menahan si broker. Jika terbukti bersalah, dia akan langsung dijebloskan ke dalam penjara.

Tindakan agar Modal Forex Tidak “Lolos” Total

agar modal forex tidak hilang totalSalah satu aspek penting dalam forex adalah modal. Minim tidak jadi masalah karena bisa didongkrak dengan pinjaman yang diberikan broker dalam bentuk ratio perbandingan atau dikenal dengan istilah leverage. Dengan adanya modal, bisa buka posisi dengan beli lot transaksi guna membuka peluang keuntungan. Faktanya, modal sangat rentan tergerus oleh kerugian bahkan “lolos” total. Alhasil, tidak bisa lagi trading terkecuali ada penambahan modal. Makanya, harus ada strategi agar modal forex tidak “lolos” total. Berikut tindakan yang bisa dipertimbangkan:

Kunci keuntungan yang telah didapat    

Jika setiap trade selalu merugi, jelas lama-lama modal bakal “lolos” total. Makanya, keuntungan meski jumlahnya sedikit harus dikunci. Dengan demikian, keuntungan tersebut sedikit demi sedikit bakal menambah modal. Bagaimana cara mengunci keuntungan yang telah didapat? Salah satunya dengan stop loss. Stop loss tidak hanya dimanfaatkan untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar, tetapi juga bisa digunakan sebagai senjata untuk mengunci keuntungan yang telah didapat. Bagaimana cara kerjanya? Misalnya, buy di harga $3,000, profit yang diincar $4,000, dan stop loss $2,700. Kemudian harga naik menjadi 3,600 berarti keuntungan yang diperoleh $600. Agar keuntungan tidak hilang ketika harga turun berarti stop loss kedua harus ditetapkan yakni $3,300. Dengan catatan stop loss pertama harus dihapus. Jika tidak, ketika harga turun menjadi $3,250 otomatis akan terjual. Ketika harga jatuh lagi pada $2,650, otomatis akan terjual lagi. Artinya, modal hilang dan tidak bisa trading lagi.

Tetapkan batasan resiko maksimum 

Sebelum memulai trading, disarankan untuk menetapkan trading plan guna mencegah trading didominasi oleh emosional. Di dalam trading plan sendiri terdapat manajemen modal yang diharapkan dapat melindungi modal dari gerusan kerugian saat trading. Menetapkan batasan resiko maksimum agar modal tidak “lolos” total menjadi salah satunya. Batasan resiko di sini setidaknya 50% dari total modal yang dimiliki karena sejatinya resiko dalam trading forex selalu mengintai. Oleh karenanya, tepat untuk memastikan kerugian yang bakal didapat maksimal separuh dari modal yang dimiliki. Misalnya, modal yang dimiliki di akun sebesar $10,000, jadi batasan maksimumnya $5,000. Bagaimana jika kerugian hampir mendekati batasan maksimum karena selalu merugi tiap kali trade? Tindakan yang dianjurkan adalah berhenti trading. Berhenti di sini bertujuan agar trading tidak diselimuti rasa balas dendam sehingga bakal buka posisi dengan lot transaksi yang lebih besar. Di samping itu, untuk mengevaluasi strategi yang telah digunakan sekaligus mencari strategi baru untuk mencapai profit yang diinginkan.

Miliki cara untuk mengembangkan modal       

Sebanyak apapun modal trading yang dimiliki kalau selalu rugi tiap kali trade & tidak ada tindakan untuk mengembangkan modal, lama-lama pasti bakal habis juga. Jika sudah begitu, trading akan terhenti dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, jika ingin trading dalam jangka panjang sehingga mendapatkan keuntungan konsisten, harus berupaya untuk mengembangkan modal trading. Bagaimana caranya? Dengan position sizing atau mengatur volume yang tepat sesuai batasan resiko dalam trading plan. Ilustrasinya begini, Anda memiliki modal sekitar $5,000 di akun trading, batasan resiko maksimun $2,500, dan batasan per trade sekitar $100 (kerugian setiap trade tidak boleh lebih dari 2% dari total modal). Hasil analisa menunjukkan batasan resikonya adalah 50 pips atau setara dengan $50. Dengan demikian, berarti Anda bisa buka posisi dengan membeli 2 lot transaksi ($100/$50= 2 lot). Kalau mengalami keuntungan, lot transaksi bisa ditambah (tentunya bertolak juga dari batasan resiko yang telah disesuaikan & batasan resiko hasil analisa) untuk mendongkrak modal.