Tindakan agar Modal Forex Tidak “Lolos” Total

agar modal forex tidak hilang totalSalah satu aspek penting dalam forex adalah modal. Minim tidak jadi masalah karena bisa didongkrak dengan pinjaman yang diberikan broker dalam bentuk ratio perbandingan atau dikenal dengan istilah leverage. Dengan adanya modal, bisa buka posisi dengan beli lot transaksi guna membuka peluang keuntungan. Faktanya, modal sangat rentan tergerus oleh kerugian bahkan “lolos” total. Alhasil, tidak bisa lagi trading terkecuali ada penambahan modal. Makanya, harus ada strategi agar modal forex tidak “lolos” total. Berikut tindakan yang bisa dipertimbangkan:

Kunci keuntungan yang telah didapat    

Jika setiap trade selalu merugi, jelas lama-lama modal bakal “lolos” total. Makanya, keuntungan meski jumlahnya sedikit harus dikunci. Dengan demikian, keuntungan tersebut sedikit demi sedikit bakal menambah modal. Bagaimana cara mengunci keuntungan yang telah didapat? Salah satunya dengan stop loss. Stop loss tidak hanya dimanfaatkan untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar, tetapi juga bisa digunakan sebagai senjata untuk mengunci keuntungan yang telah didapat. Bagaimana cara kerjanya? Misalnya, buy di harga $3,000, profit yang diincar $4,000, dan stop loss $2,700. Kemudian harga naik menjadi 3,600 berarti keuntungan yang diperoleh $600. Agar keuntungan tidak hilang ketika harga turun berarti stop loss kedua harus ditetapkan yakni $3,300. Dengan catatan stop loss pertama harus dihapus. Jika tidak, ketika harga turun menjadi $3,250 otomatis akan terjual. Ketika harga jatuh lagi pada $2,650, otomatis akan terjual lagi. Artinya, modal hilang dan tidak bisa trading lagi.

Tetapkan batasan resiko maksimum 

Sebelum memulai trading, disarankan untuk menetapkan trading plan guna mencegah trading didominasi oleh emosional. Di dalam trading plan sendiri terdapat manajemen modal yang diharapkan dapat melindungi modal dari gerusan kerugian saat trading. Menetapkan batasan resiko maksimum agar modal tidak “lolos” total menjadi salah satunya. Batasan resiko di sini setidaknya 50% dari total modal yang dimiliki karena sejatinya resiko dalam trading forex selalu mengintai. Oleh karenanya, tepat untuk memastikan kerugian yang bakal didapat maksimal separuh dari modal yang dimiliki. Misalnya, modal yang dimiliki di akun sebesar $10,000, jadi batasan maksimumnya $5,000. Bagaimana jika kerugian hampir mendekati batasan maksimum karena selalu merugi tiap kali trade? Tindakan yang dianjurkan adalah berhenti trading. Berhenti di sini bertujuan agar trading tidak diselimuti rasa balas dendam sehingga bakal buka posisi dengan lot transaksi yang lebih besar. Di samping itu, untuk mengevaluasi strategi yang telah digunakan sekaligus mencari strategi baru untuk mencapai profit yang diinginkan.

Miliki cara untuk mengembangkan modal       

Sebanyak apapun modal trading yang dimiliki kalau selalu rugi tiap kali trade & tidak ada tindakan untuk mengembangkan modal, lama-lama pasti bakal habis juga. Jika sudah begitu, trading akan terhenti dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, jika ingin trading dalam jangka panjang sehingga mendapatkan keuntungan konsisten, harus berupaya untuk mengembangkan modal trading. Bagaimana caranya? Dengan position sizing atau mengatur volume yang tepat sesuai batasan resiko dalam trading plan. Ilustrasinya begini, Anda memiliki modal sekitar $5,000 di akun trading, batasan resiko maksimun $2,500, dan batasan per trade sekitar $100 (kerugian setiap trade tidak boleh lebih dari 2% dari total modal). Hasil analisa menunjukkan batasan resikonya adalah 50 pips atau setara dengan $50. Dengan demikian, berarti Anda bisa buka posisi dengan membeli 2 lot transaksi ($100/$50= 2 lot). Kalau mengalami keuntungan, lot transaksi bisa ditambah (tentunya bertolak juga dari batasan resiko yang telah disesuaikan & batasan resiko hasil analisa) untuk mendongkrak modal.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *